Jumat, 28 Oktober 2011


 

Villius merupakan produk pencahar (laksatif) yang berasal dari bahan alami untuk membantu melancarkan buang air besar (BAB).Villius mengandung 2 (dua) bahan alami yaitu Psyllium husk (Plantago ovata) dan ekstrak Sennae (Cassia angustifolia), kedua bahan tersebut bekerja secara sinergis untuk mengatasi keluhan susah buang air besar (konstipasi/sembelit) tanpa menimbulkan diare dan rasa mulas yang tidak nyaman.

  

 

Indikasi Villius

  1. Membantu mengatasi konstipasi secara alami.
  2. Membantu melunakkan tinja.
  3. Membantu melancarkan buang air besar.

Aturan Pakai

  1. 1-2 Kapsul sehari minum dengan segelas air penuh.
  2. Dapat digunakan 1 jam setelah mengkonsumsi obat.
  3. Penggunaan produk harus disertai minum air putih minimum 8 gelas sehari dan diet rendah lemak.
  4. Harus menggunakan air dan jangan dikonsumsi dalam bentuk serbuk.

“More Benefit” Villius

  1. Psyllium husk merupakan pencahar pembentuk massa, di mana Psyllium husk adalah serat alami yg membentuk gel dalam usus sehingga mampu mengikat air, lemak, zat-zat beracun sehingga terhindar dari resiko kanker usus.
  2. Buah Senna termasuk golongan pencahar perangsang, berfungsi merangsang gerakan usus untuk mengeluarkan feses.
  3. Efek negatif buah Senna yaitu diare, akan diminimalisir oleh Psyllium husk karena gel menyerap air membentuk massa sehingga diare tidak terjadi.
  4. Psyllium husk berupa serat alami berbentuk gel juga menimbulkan efek kenyang sehingga membantu mengontrol nafsu makan. Hal tersebut secara tidak langsung membantu menurunkan berat badan.
Wah Ternyata Villius selain dari bahan alami khasiat juga banyak ya…tapi ????? ada gak bukti ilmiah tentang 2 kandungan dari villius tersebut. Mari sama2 qt lanjutkan baca beberapa bukti ilmiah dari kandungan Villius J

Kapsul Villius dengan 2 komposisi :
  1. Bubuk Psylium Husk
  2. Ekstrak buah sena
Penjelasan :
1.  Psyllium Husk

 Apa itu Psyllium Husk ????
 

Psyllium huskjuga dikenali sebagaii spaghul a,terhasil daripada biji Plantago ovata yang dikisar, iaitu herba yang diperolehi di Asia, Mediterranean dan Africa Utara. Psyllium seed husks telahpun digunakan sebagai perubatan secaraherba. Seperti oats and gandum, kaya dengan fiber. Secara traditional, psyllium husk digunakan untuk mengatasi sembelit. Psyllium husk atau yang lebih dikenal dengan nama plantago, merupakan jenis serat yang mampu mengembang, menyerap air dan mestimulus pergerakan usus yang normal. Di dalam saluran pencernaan serat ini tidak dicerna dan diserap oleh tubuh namun manfaatnya sebagai laxative (melancarkan buang air besar) dan membantu menyehatkan fungsi usus besar (colon) membuat serat psyllium telah lama digunakan sebagai suplemen.
Kadungan kimia yang berkhasiat untuk melancarkan BAB pada tanaman psylium husk adalah lysomucil
Struktur kimia dari  lysomucil 


Jurnal ilmiah tentang kegunaan dan kandungan kimia yang berkhasiat untuk melancarkan BAB dari tanaman psylium
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16018379
http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1046/j.1365-2036.1998.00336.x/full
http://www.springerlink.com/content/dq6618341115p866/

 Neh salah contoh jurnal ilmiahnya :)

Psyllium is superior to docusate sodium for treatment
of chronic constipation

Background:

Stool softening is a physician’s first step in the management of chronic constipation.

Aim:

To compare stool softening (stool water content) and laxative efficacy of psyllium hydrophilic mucilloid vs. docusate sodium.

Methods:

The multi-site, randomized, double-blind, parallel-design study of 170 subjects with chronic idiopathic constipation involved a 2-week baseline (placebo) phase followed by 2 weeks of treatment. The treatment phase compared psyllium (5.1 g b.d.) plus docusate placebo to docusate sodium (100 mg b.d.) plus psyllium placebo. Stools were collected and assessed.

Results:

Compared to baseline, psyllium increased stool water content vs. docusate (psyllium 2.33% vs. docusate 0.01%, = 0.007). Psyllium also increased stool water weight (psyllium 84.0 g/BM; docusate 71.4 g/BM; = 0.04), total stool output (psyllium 359.9 g/week; docusate 271.9 g/week; = 0.005), and O’Brien rank-type score combining objective measures of constipation (psyllium 475.1; docusate 403.9; = 0.002). Bowel movement (BM) frequency was significantly greater for psyllium (3.5 BM/week) vs. docusate (2.9 BM/week) in treatment week 2 (= 0.02), with no significant difference (> 0.05) between treatment groups in treatment week 1 (3.3 vs. 3.1 BM/week).

Conclusion:

Psyllium is superior to docusate sodium for softening stools by increasing stool water content, and has greater overall laxative efficacy in subjects with chronic idiopathic constipation.

2.     Ekstrak daun sena 

  Apa itu daun sena ???

 

Senna adalah tanaman asli Afrika, Timur Tengah (khususnya Mesir dan Sudan). Pertama kali diperkenalkan pada abad ke-9 karena efek medisnya oleh ahli medis Arab, Serapion dan Sesue yang kemudian memberinya nama dalam bahasa Arab dan menggunakannnya sebagai laxative atau obat pencahar.  
Cassia Acutifolia disebut juga Senna Alexandrina/Cassia senna diekspor dari Mesir melalui Kairo dan Laut Merah. Diberi nama Senna Alexandria dan Senna Mesir karena pada saat itu pelabuhan perdagangan utama di Mesir bernama Alexandria. Buah dan daun diperdagangkan melalui jalur dari Nubia dan Sudan dan tempat lain ke Alexandria dan dari situ diseberangkan melalui Laut Mediterania ke Eropa dan  perbatasan Asia. Cassia angustifolia dari India diseberangkan dari India melaui Madras. Tahun 1640 dikembangbiakkan dan dimanfaatkan di Inggris karena kandungan pencaharnya. 

KANDUNGAN
Mengandung 3 % Glikosida dianthron (sennoside A, B, C, D, E, F, G). Sejumlah kecil antrakinon termasuk aloe-emodin dan rhein 8-glukosida ; 10% mucilago; tannin, flavonoid, naftalen.

(Senosida)
MEKANISME KERJA
Efek pengobatan dari Daun Senna dikarenakan kandungan glikosida antrakinon terutama senosid A dan B. Penguraian glikosida antrakuinon dalam saluran pencernaan dapat terjadi dalam 2 cara :
1.     Glikosida tidak diserap dalam usus bagian atas tetapi diurai oleh mikroflora dalam usus besar menjadi aglikon aktif, secara principal rhein anthron yang menimbulkan efek laksatif pada usus besar .                                                    
2.     Adanya empedu dan gula, aglikon bebas dapat diserap masuk ke dalam aliran darah dan dikeluarkan kemudian ke dalam usus besar. Hasil akhirnya Auerbach plexus menghasilkan peningkatan kontraksi otot usus. Selain itu kandungan mucilage mengurangio penyerapan cairan yang menyebabkan peningkatan kerja laksatif.
FARMAKOLOGI KLINIK
Waktu aksi senna berkisar antara 8-10 jam, sehingga sebaiknya diminum pada waktu malam. Senosida dapat menghilangkan keluhan konstipasi pasien (irritable bowel syndrome). Pada dosis terapi tidak ditemukan adanya gangguan kebiasaan waktu defekasi; dapat melunakkan tinja dan meningkatkan kecepatan transit makanan dalam kolon melalui peningkatan gerakan peristaltik. Senosida sedikit diserap pada bagian atas saluran gastrointestinal. 

 MANFAAT MEDIS
  • Pencahar untuk mengatasi sembelit/konstipasi, ambeien, setelah operasi rectal anal, pengosongan lambung sebelum foto rontgent,
  • Antiinflammatory (anti bengkak)
  • Regenerasi Sel
  • Obat cuci perut (colon cleansing)
  • Detoksifikasi
  • Mengurangi kolesterol, apabila anda makan yang kaya akan karbohidrat dan kolesterol tinggi minumlah teh ini.
  • Teh Daun Jati Cina ini cocok bagi pria dan wanita yang memiliki kelebihan berat badan
Waktu aksi senna atau daun jati cina berkisar antara 8-10 jam, sehingga sebaiknya diminum pada waktu malam. Senosida dapat menghilangkan keluhan konstipasi pasien (irritable bowel syndrome). Pada dosis terapi tidak ditemukan adanya gangguan kebiasaan waktu defekasi; dapat melunakkan tinja dan meningkatkan kecepatan transit makanan dalam kolon melalui peningkatan gerakan peristaltik. Senosida sedikit diserap pada bagian atas saluran gastrointestinal.
laksatif 10-30 mg hidroksiantrakinon

BUKTI ILMIAH TENTANG MANFAAT DAUN SENNA

Chemical and biological analyses of Nigerian Cassia species for laxative activity.


Source

Department of Pharmacognosy, Faculty of Pharmacy, Obafemi Awolowo University, Ile-Ife, Nigeria.

Abstract

The leaves of 10 Cassia species (Leguminosae), cultivated in Nigeria, were assayed spectrophotometrically for combined anthraquinone content and also pharmacologically for their laxative properties in male albino rats using official senna leaves (Cassia acutifolia Del.) as the reference standard. Leaves of C. podocarpa Guill, and Perr. and of senna had identical laxative potency. The results of both the chemical and the biological experiments suggested that C. alata L. and C. podocarpa are the most likely candidates for drug development in Nigeria. The use of a laxative index is proposed for the comparative study of Cassia (or any plant species) and its possible application to the quality control of these drugs is discussed.





Sabtu, 15 Oktober 2011
Yang belum dapat materi Fitoterapi silahkan download di sini ya...http://www.4shared.com/document/wI2SW0M_/OBAT_ALAMI_OBESITAS_DAN_HIPERL.html
Kamis, 29 September 2011

Masa subur adalah ketika sel telur wanita telah matang dan siap dibuahi. Ketika sel telur ini dibuahi maka terjadilah kehamilan.

Cara mengetahui masa subur wanita dengan siklus menstruasi 28 hari:
- Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1
- Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid
Misalnya:  Seorang isteri mendapat haid pada tanggal 5 Januari, tanggal 5 Januari ini disebut hari ke-1. Masa subur wanita tersebut adalah hari ke-12 setelah tanggal 5 atau tanggal 16 Januari samapai tanggal 20 Januari. Sehingga ketika suami-isteri berhubungan pada masa ini Insya Allah akan terjadi kehamilan. Begitu juga dengan keluarga yang tidak merencanakan kehamilan atau KB alami, cara ini bisa digunakan untuk mencegah kehamilan dengan TIDAK melakukan hubungan pada masa subur sang isteri.
Ciri-ciri masa subur yang akan dirasakan wanita ketika masa subur

1. Peningkatan suhu tubuh. Biasanya suhu tubuh meningkat pada masa subur karena peningkatan hormone progesterone

2. Menilai lendir rahim. Lendir rahim menjadi encer pada masa subur karena pengaruh hormon estrogen (sebagian mengira ini adalah keputihan, tetapi ini bukan, cairan rahim berwarna bening).

3. Jika ingin praktis, bisa digunakan tes prediksi masa subur atau ovulasi. Cara menggunakannya sama dengan test kehamilan. Alat ini sudah dijual di apotik-apotik dengan harga cukup mahal.

Jadi penting sekali bagi wanita untuk mengetahui kapan masa suburnya. Selain untuk merencanakan kehamilan, hal ini bisa digunakan sebagai KB alami atau yang biasa disebut KB Kalender. Semoga bermanfaat. [nala/voa-islam.com]
Senin, 26 September 2011
Angina pektoris adalah deskripsi dari sekumpulan gejala khas yang berkaitan dengan iskemia miokard dan biasanya diakibatkan oleh penyempitan ateromatosa arteri koroner. Gejala ini termasuk rasa terikat pada dada, biasanya retrosternal dan sering menjalar ke lengan, dispresipitasi oleh aktivitas, dan membaik dengan istirahat serta pemberian nitrat. Angina pektoris terjadi dimulai dari arteri koroner yang mengalirkan darah ke jantung. Dengan meningkatnya usia, plak ateromatosa secara progresif mempersempit arteri, dan obstruksi pada aliran darah pada suatu saat bisa menjadi sangat parah. Pada saat aktivitas meningkatkan konsumsi oksigen jantung, darah yang melalui arteri tidak cukup untuk memberi darah pada jantung. Otot yang mengalami iskemia kemudian memberikan gejala khas angina pektoris, kemungkinan karena produk-produk sisa yang dilepaskan selama kontraksi otot tertumpuk dalam jaringan yang perfusinya buruk.
Secara klinis dikenal tiga jenis angina pektoris, yaitu angina klasik (angina stabil kronik, effort-induced angina) terjadi karena adanya sumbatan anatomik berupa aterosklerosis koroner sehingga aliran koroner tidak dapat memenuhi kebutuhan jantung yang meningkat (paling umum ditemui setelah kerja fisik, emosi atau makan); angina varian (angina Prinzmetal) terjadi karena vasospasme koroner (sumbatan fungsional) dan timbul sewaktu istirahat, yang mengakibatkan berkurangnya suplai oksigen pada jaringan jantung; angina tidak stabil ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan lama serangan angina (crescendo), diinduksi oleh adanya stimulus ringan dan terjadi baik sewaktu istirahat maupun kerja fisik. Angina tidak stabil meliputi: kelompok penderita yang baru (dalam 6 minggu) mengalami serangan angina yang berat dan sering; yang mengalami angina sewaktu istirahat; angina stabil yang bertambah berat, lebih sering dan lebih lama; dan angina yang mengalami infark jantung akut atau infark yang semakin memburuk
Sasaran terapi untuk angina pektoris meliputi relaksasi otot polos jantung, dilatasi pembuluh vena besar, dan melebarkan pembuluh darah koroner. Pemberian terapi antiangina bertujuan untuk mengatasi atau mencegah serangan akut angina pektoris, pencegahan jangka panjang serangan angina. Tujuan ini dapat tercapai dengan mengembalikan imbangan dan mencegah terjadinya ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen miokard, dengan cara meningkatkan suplai oksigen (meningkatkan aliran darah koroner) ke bagian miokard yang iskemik dan/atau mengurangi kebutuhan oksigen jantung (mengurangi kerja jantung).
Strategi terapi yang dapat digunakan untuk mengatasi angina pektoris meliputi terapi non farmakologis dan terapi farmakologis. Terapi non farmakologis dapat dilakukan dengan mengontrol emosi, mengurangi kerja yang berat dimana membutuhkan banyak oksigen dalam aktivitasnya, mengurangi konsumsi makanan berlemak, dan istirahat yang cukup. Terapi farmakologis untuk angina pektoris meliputi penggunaan obat golongan nitrat, obat golongan antagonis adrenoreseptor β dan antagonis kalsium.
Obat golongan nitrat merupakan lini (pilihan) pertama dalam pengobatan angina pektoris. Mekanisme kerja obat golongan nitrat dimulai ketika metabolisme obat pertama kali melepaskan ion nitit (NO2-), suatu proses yang membutuhkan tiol jaringan. Di dalam sel, NO2- diubah menjadi nitrat oksida (NO), yang kemudian mengaktivasi guanilat siklase, yang menyebabkan peningkatan konsentrasi guanosin monofosfat siklik (cGMP) intraseluler pada sel otot polos vaskular. Bagaimana cGMP menyebabkan relaksasi, belum diketahui secara jelas, tetapi hal tersebut akhirnya menyebabkan defosforisasi miosin rantai pendek (MCL), kemungkinan dengan menurunkan konsentrasi ion Ca2+ bebas dalam sitosol. Hal tersebut akan menimbulkan relaksasi otot polos, termasuk arteri dan vena. Nitrat organik menurunkan kerja jantung melalui efek dilatasi pembuluh darah sistemik. Venodilatasi menyebabkan penurunan aliran darah balik ke jantung, sehingga tekanan akhir diastolik ventrikel (beban hulu) dan volume ventrikel menurun. Beban hulu yang menurun juga memperbaiki perfusi sub endokard. Vasodilatasi menyebabkan penurunan resistensi perifer sehingga tegangan dinding ventrikel sewaktu sistole (beban hilir) berkurang. Akibatnya, kerja jantung dan konsumsi oksigen menjadi berkurang. Ini merupakan mekanisme antiangina yang utama dari nitrat organik.
Dilihat dari farmakokinetiknya, nitrat organik mengalami denitrasi oleh enzim glutation-nitrat organik reduktase dalam hati. Golongan nitrat lebih mudah larut dalam lemak, sedangkan metabolitnya bersifat lebih larut dalam air sehingga efek vasodilatasi dari metabolitnya lebih lemah atau hilang. Eritritil tetranitrat (berat molekul tinggi, bentuk padat) mengalami degradasi tiga kali lebih cepat daripada nitrogliserin (berat molekul rendah, bentuk seperti minyak). Sedangkan isosorbid dinitrat dan pentaeritritol tetranitrat (berat molekul tinggi, bentuk padat) mengalami denitrasi 1/6 dan 1/10 kali dari nitrogliserin. Kadar puncak nitrogliserin terjadi dalam 4 menit setelah pemberian sublingual dengan waktu paruh 1-3 menit. Metabolitnya berefek sepuluh kali lebih lemah, tetapi waktu paruhnya lebih panjang, yaitu kira-kira 40 menit. Isosorbid dinitrat paling banyak digunakan, tetapi cepat dimetabolisme oleh hati. Penggunaan isosorbid mononitrat yang merupakan metabolit aktif utama dari dinitrat bertujuan untuk mencegah variasi absorpsi dan metabolisme lintas pertama dari dinitrat yang dapat diperkirakan.
Dalam mengatasi serangan angina, maka yang terpenting adalah memilih nitrat organik dengan mula kerja obat yang cepat. Sebaliknya, untuk pencegahan timbulnya angina, maka yang terpenting adalah lama kerja obat. Mula kerja (onset) dan lama kerja (durasi) obat tergantung dari cara pemberian dan formulasi farmasi. Pemberian nitrat organik sublingual efektif untuk mengobati serangan angina akut. Dengan cara ini absorpsi berlangsung cepat dan obat terhindar dari metabolisme lintas pertama di hati, sehingga bioavailabilitasnya sangat meningkat (isosorbid dinitrat 30% dan nitrogliserin 38%). Mula kerja obat tampak dalam 1-2 menit, tetapi efeknya dengan cepat akan menurun sehingga setelah 1 jam hilang sama sekali. Nitrat organik dapat diberikan secara oral (p.o) untuk tujuan pencegahan timbulnya serangan angina. Dalam hal ini, obat tersebut harus diberikan dalam dosis cukup besar agar kemampuan metabolisme hati untuk obat ini menjadi jenuh. Mula kerja nitrat organik oral adalah lambat, puncaknya tercapai dalam 60-90 menit dan lama kerja berkisar 3-6 jam. Nitrat organik dapat juga diberikan intravena (i.v) agar kadar obat dalam sirkulasi sistemik yang tinggi cepat tercapai. Nitrogliserin i.v bermanfaat untuk pengobatan vasospasme koroner dan angina pektoris tidak stabil dan mungkin merupakan cara terbaik untuk mengobati segera angina akut. Pemberian nitrogliserin dalam bentuk salep atau disk dimaksudkan untuk tujuan profilaksis karena obat diabsorpsi secara perlahan lewat kulit. Efek terapi tampak dalam 60 menit dan berakhir dalam 4-8 jam. Pada sediaan disk, nitrogliserin terdapat sebagai depot dengan reservoir suatu polimer pada plester. Mula kerja lambat dan puncak efek tercapai setelah 1-2 jam.
Secara umum efek samping yang timbul akibat penggunaan obat golongan nitrat untuk antiangina, antara lain: dilatasi arteri akibat nitrat menyebabkan sakit kepala (30-60% dari pasien yang menerima terapi nitrat), sehingga seringkali dosisnya dibatasi. Efek samping yang lebih serius adalah hipotensi dan pingsan. Refleks takikardia seringkali terjadi. Dosis tinggi yang diberikan jangka panjang bisa menyebabkan methemoglobinemia sebagai akibat oksidasi hemoglobin. Sesekali juga dapat menyebabkan rash. Penggunaan nitrat yang berkelanjutan dapat menyebabkan terjadinya toleransi, bukan saja pada efek samping, tapi juga pada efek antiangina dari nitrat kerja lama. Ketergantungan pada nitrat terjadi pada pemberian nitrat kerja lama (oral maupun topikal). Penghentian terapi kronik harus dilakukan secara bertahap untuk menghindari timbulnya fenomena rebound berupa vasospasme yang berlebihan dengan akibat memburuknya angina sampai terjadinya infark miokard dan kematian mendadak. Udem perifer juga kadang-kadang terjadi pada pemberian nitrat kerja lama (oral maupun topikal). Nitrat yang diberikan secara oral dapat menimbulkan terjadinya dermatitis kontak.
Beberapa contoh obat antiangina dari golongan nitrat:
1. Isosorbid mononitrat
Generik: -
Merek dagang (brand name):
  • Distributor dari Indonesia: Elantan® (Pharos) tablet 20 mg, 40 mg; Monecta* (Pratama Nirmala) tablet 10 mg, 20 mg; Pentacad® (Darya Varia) tablet 20 mg.
  • Distributor dari luar negeri: Imdur® ( Astra pharmaceuticals-Australia) tablet pelepasan lambat 60 mg; Mono Mack® (Heinrich Mack Nachf-Jerman) tablet 40 mg dan tablet pelepasan lambat 50 mg; Mono Mack® 50 D (Heinrich Mack Nachf-Jerman) tablet pelepasan lambat 50 mg dan Drops 40 mg.
Indikasi: profilaksis angina, tambahan pada gagal jantung kongestif.
Kontraindikasi: hipersensitif terhadap nitrat, hipotensi dan hipovolemia, kardiopati obstruktif hipertrofik, stenosis aorta, tamponade jantung, perikarditis konstriktif, stenosis mitral, anemia berat, trauma kepala, pendarahan otak, dan glaukoma sudut sempit.
Dosis dan aturan pakai: dosis awal 20 mg, 2-3 kali sehari atau 40 mg, 2 kali sehari (10 mg, 2 kali sehari pada pasien yang belum pernah menerima nitrat sebelumnya), bila perlu sampai 120 mg sehari dalam dosis terbagi.
Efek samping: sakit kepala berdenyut, muka merah, pusing hipotensi postural, takikardi (dapat terjadi bradikardi paradoksial).
Risiko khusus:
- Kehamilan : faktor risiko C
- Menyusui : ekskresi melalui air susu tidak diketahui
- Gagal ginjal : obat dapat memperparah kerusakan ginjal karena obat selain diekskresi melalui feses juga dieksresi melalui urin, akantetapi pengubahan dosis obat tidak dibutuhkan pada pasien usia lanjut yang mengalami gangguan fungsi ginjal.
- Kelainan hepar : obat dapat memperparah kerusakan hati karena obat dimetabolisme di hati, akantetapi pengubahan dosis obat tidak dibutuhkan pada pasien usia lanjut yang mengalami gangguan fungsi hepar.
2. Isosorbid dinitrat
Generik: Isosorbid Dinitrat tablet sublingual 5 mg, 10 mg.
Merek dagang (brand name):
  • Distributor dari Indonesia: Isoket® (Pharos) tablet 5 mg, 10 mg; Isoket Retard® (Pharos) tablet pelepasan lambat 20 mg, 40 mg, cairan injeksi 1 mg/ml, aerosol 25 mg/ml, krim 100 mg/g; Farsorbid® (Pratama Nirmala) tablet sublingual 5 mg, 10 mg; Cedocard® (Darya Varia) tablet 5 mg, 10 mg, 20 mg; Cedocard Retard® (Darya Varia) tablet pelepasan lambat 20 mg.
  • Distributor dari luar negeri: Isomack Retard® (Heinrich Mack Nachf-Jerman) kapsul 20 mg; Isomack Spray® (Heinrich Mack Nachf-Jerman) buccal spray 13,9 mg/ml; Td. Spray Iso Mack (Heinrich Mack Nachf-Jerman) spray transdermal 96,7 mg/ml; Vascardin (Nicholas) tablet 5 mg, 10 mg.
Indikasi: profilaksis dan pengobatan angina, gagal jantung kiri.
Kontraindikasi: lihat Isosorbid mononitrat.
Dosis dan aturan pakai: oral, sehari dalam dosis terbagi, angina 30-120 mg; gagal jantung kiri 40-160 mg sampai 240 mg bila perlu. Infus intravena 2-10 mg/jam, dosis lebih tinggi sampai 20 mg/ jam mungkin diperlukan.
Efek samping: lihat isosorbid mononitrat
Risiko khusus:
- Kehamilan : faktor risiko C
- Menyusui : ekskresi melalui air susu tidak diketahui
- Gagal ginjal : obat dapat memperparah kerusakan ginjal karena obat selain diekskresi melalui feses juga dieksresi melalui urin, sehingga dosis obat perlu diturunkan.
- Kelainan hepar : obat dapat memperparah kerusakan hati karena obat dimetabolisme di hati, sehingga dosis obat perlu diturunkan.
3. Gliseril trinitrat
Generik: -
Merek dagang (brand name):
  • Distributor dari Indonesia: -
  • Distributor dari luar negeri: Glyceryl Trinitrate® (Davil Bull Lab-Australia) cairan injeksi 5 mg/ml; Nitro Mack Retard® (Heinrich Mack Nachf-Jerman) kapsul pelepasan lambat 2,5 mg, 5 mg; Minitran® (3M Pharmaceutical Pty Ltd-Australia) tansdermal 0,2 mg/jam, 0,4 mg/jam; Nitradisc® (Searle Pharmaceutical Inc-U.S.A) transdermal 16 mg, 32 mg; Nitro-Dur® (Key-U.S.A) transdermal 2,5 mg/24 jam, 5 mg/24 jam, 7,5 mg/24 jam, 10 mg/24 jam; Nitrocin® (Schwarz-West Germany) cairan injeksi 1 mg/ml; Nitroderm Tts® (Novartis-Switzerland) transdermal 250 mg, 500 mg, 750 mg; Nitrodisc® (Novartis-Switzerland) 160 mg; Nitrostat (Parke Davis-Australia) tablet 0,3 mg, 0,6 mg.
Indikasi: profilaksis dan pengobatan angina, gagal jantung kiri.
Kontraindikasi: lihat Isosorbid mononitrat.
Dosis dan aturan pakai: sublingual, 0,3-1 mg, bila perlu diulang; oral profilaksis angina, 2,6-2,8 mg 3 kali sehari atau 10 mg 2-3 kali sehari; infus intravena 10-200 mcg/menit.
Efek samping: lihat isosorbid mononitrat
Risiko khusus:
- Kehamilan : faktor risiko C
- Menyusui : ekskresi melalui air susu tidak diketahui
- Gagal ginjal : obat dapat memperparah kerusakan ginjal karena obat selain diekskresi melalui feses juga dieksresi melalui urin, sehingga dosis obat perlu diturunkan.
- Kelainan hepar : obat dapat memperparah kerusakan hati karena obat dimetabolisme di hati, sehingga dosis obat perlu diturunkan.

Referensi:
Anonim, 2000, Informatorium Obat Nasional Indonesia, 58-68, Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Anonim, 2005, British National Formulary, Edisi 50, 104-108, British Medical Association, Royal Pharmaceutical Society of Great Britain.
Anonim, 2007, MIMS Indonesia: Petunjuk dan Konsultasi, Edisi VI, 37-38, PT. InfoMaster Lisensi dari CMPMedica.
Lacy, C.F, dkk, 2006, Drug Information Handbook, Edisi XIV, 871-874,1909, Lexi-Comp Inc., Hudson, Ohio.
Neal, M.J., 2006, At a Galance Farmakologi Medis, Edisi V, 38-39, Erlangga, Jakarta.

Translate

Kalender


About Me

Foto Saya
Afra_Rosmawati., Apt
Kalimantan Timur, Sangatta, Indonesia
Sederhana, simple, ga banyak ngomong, romantis tapi sedikit cuek ^_~
Lihat profil lengkapku

Total Tayangan

Twitter

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut